Popular Post

Popular Posts

Posted by : clarissaachan



agenslot-Suatu siang saya jalan-jalan kepusat perbelanjaan buat refresing ya liat-liat cewek menawan, Seperti saya lagi liat kiri kanan eee tidak taunya seseorang menubrukku. Wanita ini sepertinya habis belanja banyak dan tergesa-gesa sampai tidak tahunya menabrak orang.

Seperti bertabrakan…saya seketika menolong membenahi barang-barangnya yang berserakan.Tidak lupa kuucapkan permintaan maafku padanya sebab tidak sengaja menubruknya….walau sebetulnya dialah yang semestinya meminta maaf padaku.

“Maaf ..mbak…nggak sengaja nih…”kataku padanya.
“ya…nggak apa-apa lagi….oya..kau Andy kan….”katanya padaku.
“iya..aku Andy….dan mbak siapa ya…kok tahu nama aku”
“kau nggak ingat sama saya ya…sahabat SMA kau…yang menyukai jahilin kau….”katanya padaku.
“siapa ya….eeeee….maaf …Rani ya….SiBunga SMA “
“Pas sekali ….namun tadi kok kau manggilin saya mbak seh…”
“Maaf deh….abis saya nggak tau siapa kau..”
“mengapa..lupa ya sama saya….atau emang udah dilupain ya…”
“ya..gimana ya..kau menawan banget ..beda dengan yang dahulu..”kataku sedikit memujinya.
“ak kau ….lazim aja kok…”katanya sambil tersipu malu.
“oh ya….kita kekafe yuk..buat ngerayain pertemuan kita ini…
“ok deh…namun kau yang traktir saya ya…abis saya lagi bokek nih”kataku padanya
“ya..nggak dilema lagi….”

Saya dan rani pergi kekafe langgananya Rani.Hingga disana ..kami memilih meja yang paling pojok.Suasana didalam restoran ini amat adem dan nyaman…membikin orang yang berada didalamnya betah untuk duduk berlama-lama.

“Gimana isu kau kini andy…..udah berkeluarga ya…”tanya rani padaku.
“saya seh bagus-bagus aja….masih sendiri lagi….masih kepengen bebas”
“jikalau kau gimana….udah bekeluarga ya….”tanyaku padanya.
“saya udah married….udah 3 tahun”
“asyik dunk….trus suami kau mana…kok pergi sendirian ….nggak takut digodain sama lelaki iseng”
“ah kau..lazim aja lagi….laki saya lagi keLN…urusan bisnis katanya”
eh…ayo makan..kok didiamin aja nih”

Kamipun kesudahannya menyantap hidangan yang sudah tersedia.Habis makan,kami jalan-jalan dan pulang kerumah masing-masing
Sebagian hari kemudian….Rani mengirim SMS keHP ku….isinya mengajak saya untuk main kerumahnya.SMSnya kubalas….dan saya tanyakan dimana domisili rumahnya..Sebagian menit kemudian…Rani membalas SMSku dan menceritakan domisili rumahnya.


Saya berangkat kerumah Rani…sibunga SMA. Tidak lama kemudian ..saya hingga didepan rumah mewah.Kubaca kembali domisili yang
dikasih oleh Rani dan kucocokkan dengan nomor rumah yang tertera didepan pintu…pass..memang benar ini rumahnya.Kutekan bel yang ada didepanku.Sebagian ketika kemudian …pintu pagar terbuka dengan sendirinya.Saya masuk, pintu pagarpun turut tertutup dengan sendirinya. Saya berjakan menuju selasar depan dan Rani sudah menungguku disana.

“Hii..gimana isu kau kini….”sapanya padaku.
“Bagus saja nih….kau gimana…kok sepi sungguh-sungguh seh…pada kemana nih”
“iya nih…nggak ada siapa-siapa nih dirumah…jadi kesepian..  makanya saya undang kau kesini ..buat nemenin saya…”
“nggak salah nih..ntar suami kau berang lagi”
“ah..nggak apa-apa lagi…. ia lagi diLN kini nih…”
“yuk ..masuk….kita ngobrol didalam aja deh”



Kamipun masuk kedalam rumahnya Rani.Wah….benar-benar mewah nih rumah..seluruh perabotannya amat memukau.
“mari..silahkan duduk….jangan malu -malu..anggap saja seperti rumah sendiri”
“Thank’s….”dan akupun duduk
“oya..berharap minum apa nih….panas..dingin atau yang hangat..”kata siNyonya rumah.
“jadi keder nih ..milihnya …”kataku padanya.
“ya…jikalau yang panas…teh sama kopi…trus jikalau berharap yang dingin..ada soft drink..”balas siRani
“trus jikalau saya milih yang hangat gimana”tanyaku lagi.
“ya…ada deh…”kata rani sedikit genit.
“ok deh…jikalau gitu..saya meminta yang hangat aja deh”kataku coba menggodanya
“ah..kau ini dapat aja….ntar jikalau saya beri kau nggak sulit nanti”
“ya..tergantung yang ngasih dunk…”

Rani bangkit dari duduknya ….”bentar ya …saya kebelakang dahulu”
Dia pergi meninggalkanku diruang tetamu yang mewah itu. Rani kembali lagi keruang tetamu dengan membawa dua gelas jus orange.Ia meletakkannya datas meja.

“Lho..tadi katanya yang hangat..kok yang itu seh”kataku padanya.
“yang hangat ntar….so pasti saya beri deh”
Akupun duduk kembali.
“Ran…rumah kau baik banget deh….semuanya kau punya…so pasti kau gembira dong dengan suami kau….”
“ah ..siapa bilang..dari luarnya saja saya keliatan gembira”katanya mulai serius
“memang semuanya saya punya ..namun khan itu nggak menjamin saya gembira”
“bayangin aja deh ..dalam satu bulan ..palingan suamiku 3 hari ada dirumah”
“selebihnya
..ya kesana kemari ..ngurusin bisnis keluarganya yang segudang itu…jadi
kau dapat bayangin deh..alangkah saya amat kesepian..”


bandarslot-Rani mulai menyebutkan seluruh keluhan yang ada dalam dirinya.Kucoba memahami tiap-tiap jalan ceritanya sambil kadang kala mataku badung melirik komponen tubuhnya yang amat menggairahkan sekali. Dikala itu,Rani mengenakan t-shirt yang cukup ketat sekali sehingga mencetak segala lekuk tubuhnya yang amat cantik itu.Dibalik t-shirt ketat lengan pendek itu. Sepertinya Rani tidak mengenakan Bra…itu menonjol dari tonjolan kecil dipuncak dadanya yang padat dan berisi .Pelan terasa sesuatu bergerak badung dari balik celana yang kukenakan.

Rani bangkit dari duduknya dan pindah disampingku.Tercium bau harum parfumnya yang amat mengundang gairah.

“Dy..saya kangen banget deh sama kau….”katanya padaku
“oya…”kataku padanya.
“iya nih….apalagi sama…….”katanya terputus.
“sama apa seh Ran…..”
“sama…..sama ini nih….”katanya sambil meletakkan tangannya diatas gundukan batang kejantananku.

Kontan saja saya kaget mendengar penuturannya yang semacam itu spontan.walau sebetulnya saya juga menginginkannya.

Sebab tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku, Rani tidak memindahkan tangannya dari atas selangkanganku..malahan sebaliknya ia mengelus perlahan batang kejantananku yang masih tersembunyi dibalik celana panjang yang kukenakan.

bandarslot-Pelan ..mukaku dan muka Rani makin mendekat. Rani memejamkan matanya sambil merekahkan bibirnya padaku. Kukecup bibirnya yang merah itu. Mulutku bermain dimulutnya yang imut dan seksi .Kadang-kadang lidahku berpilin dengan lidahnya. Rani amat bergairah sekali menyambut kecupan bibirku dibibirnya.

Sementara itu tanganku tidak tinggal membisu.Kucoba menyentuh dua bukit kembar yang tumbuh didadanya. Seperti hangat ,padat dan berisi Terasa amat halus sekali kulit dadanya Rani. Dua puncak dadanya yang mulai mengeras tidak luput dari remasan tanganku. Dan tangan Rani kian liar begerilya diatas gundukan batang kejantananku yang mulai mengeras.

Rani beranjak dari daerah duduknya .Pelan dia mulai membuka satu persatu baju yang merekat ditubuhnya. Sampai kesudahannya tidak sehelai benangpun yang merekat ditubuhnya.Kuperhatikan tubuhnya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Seperti amat total sekali.Dua gundukan bulat menggantung didadanya .ditambah dengan bukit kecil yang ditumbuhi bulu hitam yang
lebat membuktikan jikalau Rani type wanita haus seks

Rani kembali duduk bersimpuh dihadapanku.Kali ini dia mulai membuka celana panjang yang masih kukenakan.Seperti celanaku terbuka ..nongollah batang kejantananku yang mulai mengeras dibalik celana dalamku. Tapi tidak berjeda lama celana dalamkupun sudah terbuka dan tinggallah penisku yang tegak bak torpedo yang siap meluncur.

Tangannya yang halus itu mulai membelai batang kejantananku.Lama kelamaan ukurannya makin membesar .Rani mulai menjilat ujung kepala penisku .Mulutnya yang imut itu menjiltai permukaan kulit batang kejantananku sampai hingga kedua buah biji pelerku.Sebagian ketika lamanya Rani merasakan batang kejantananku dengam kecupan-kecupan yang amat menggetarkan
persendianku.



Sementara kedua tanganku meremasi kepalanya.Sampai sesuatu terasa berdetak dibatang kejantananku Sesuatu yang mau muncrat dari ujung kepala penisku.Saya kian kuat menjambak rambutnya Rani dan menekannya kedalam sampai ujung kepala penisku meraba ujung tenggorokannya.

“Akhhh..Ran..saya berharap keluar nih”erangku padanya

Sebagian detik kemudian spermaku tumpah didalam mulutnya Rani. Tanpa merasa jijik sedikitpun Rani menelan tiap-tiap tetes spermaku. Dan sambil tersenyum ..Rani menjilati sisa- sisa air mani yang masih tersisa dibatang kemaluanku.

Sebagian ketika kamipun rehat sesudah saya menempuh orgasme yang pertama. Kemudian saya berdiri dan mengangkat tubuh montok Rani dan merebahkannya diatas sofa yang empuk. Sekarang tiba saatnya bagiku untuk mengawali babak permainan selanjutnya. Saya membuka kedua kaki Rani lebar-lebar.Kudekatkan wajahku kepermukaan perutnya yang datarDengan penuh nafsu ..saya menjilati tiap-tiap permuakaan kulit perutnya yang halus itu.Rani menggelinjang hebat menikmati jilatan bibirku dipermukaan kulit
perutnya yang ramping.

agenslot-Rani menikmati dirinya seolah terbang kesorga kenikmatan ketika ujung-ujung lidahku mengelitik organ-organ sensitifnya.Dia melupakan sebentar bayang-bayang suaminya yang ketika ini sedang berada diluar negri.Baginya ,kenikmatan yang kuberikan padanya tidak ada bandingnya dengan limpahan materi yang dikasih oleh suaminya. Desahan…erangan dan jeritan Rani makin menbuatku giat menikam-nusuk permukaan Vaginanya dengan ujung lidahku.

“Sayang….cepet dunk masukin punyamu. Udah nggak kuat nih”rengeknya padaku.

Akupun memenuhi permintaan Rani yang telah tak bendung menunggu batang kejantananku yang tegang dan mengeras untuk masuk kedalam vaginanya Rani. Saya mengontrol batang kejantananku dan mengocoknya sejenak kemudian menasehatinya kelubang Miss V Rani.

Saya mulai maju mendukung bokongnya Rani.Sebagian kali kucoba senantiasa meleset. Mungkin sebab ukuran senjataku yang cukup besar sampai susah untuk menembus lubang vaginanya yang rapet.Tapi sesudah sebagian kali mencoba,kesudahannya batang kejantananku masuk menembus lubang memek nya Rani.

Tanpa buang waktu lagi,kugerakkan pantatku maju mundur menikam memeknya Rani.Dengan penuh nafsu,Rani merasakan gerakan Penisku yang maju mundur menikam vaginanya.Desiran dan desahan bersamaan keluar dari mulutnya yang imut itu.Rani mengimbangi gerakanku dengan memaju mundurkan bokongnya yang bahenol itu.Sekitar tiga puluh menit berlalu,Rani menikmati akan menempuh klimaks.


Rani mengangkat bokongnya dan menggelinjang hebat.Wajahnya berubah ganas,matanya mendelik ketika puncak kenikmatan itu datang. Saya tahu jikalau Rani akan menempuh klimaknya.Kupercepat gerakan pantatku menikam vaginanya hingga akirnya puncak kenikmatanna datang.Rani mendekap erat tubuhku,Vaginanya berkedut-kedut menjepit batang kejantananku. Cairan hangat dan kental merembesi dinding vaginanya.Orgasme yang beruntun sudah dialami Rani sibunga SMA.

Untuk sebagian ketika ..kubiarkan Rani merasakan sisa -sisa orgasmenya ,sebelum kami melanjutkan permainan yang selanjutnya. Pelan Rani bangkit dari tidurnya dan duduk diatas sofa empuk itu.Akupun duduk disampingnya. Tanganku singgah digundukan
Miss V yang ditumbuhi rambut halus itu.Kubelai pelan untuk membangkitkan kembali gairah wanita menawan yang ada disampingku ini. Pelan terdengar desahan lembut dari mulut Rani. Sementara itu mulutku tidak lepas dari dua puncak imut didadanya.

Merasa telah ideal saatnya bagiku untuk menyelesaikan permainan ini… kuangkat Rani dan kududukkan dia diatas pahaku. Posisinya sekarang ideal berada diatas pangkuanku, sehingga dua buah dadanya yang padat membusung ideal berada didepan mulutku. Kugosok-gosok ujung penisku kemulut vaginanya. Kutekan ujung penisku sampai amblas masuk kedalam vaginanya. Kudiamkan pelan, kunikmati sebagian ketika kontolku bersarang dalam memeknya Rani.



Pelan kugerakkan pantatku naik turun menikam lubang alat vitalnya Rani. Gerakanku makin lama kian pesat membikin tubuh Rani bergoyang-goyang diatas pangkuanku.Terdengar erangan kenikmatan dari mulut rani.Sebagian kali dia semestinya memekik kecil tidak kala penisku yang makin membesar meraba ujung rahimnya. Sementara dua buah gundukan didadanya bergoyang -goyang tidak karuan. Kedua tanganku meraih dua gundukan itu dan meremasnya pelan.

Sebagian menit kemudian terasa sesuatu menyesak dalam batang kejantananku. Mungkin tiba saatnya bagiku untuk orgasme. Dengan diiringi desahan panjang secara berbarengan…saya dan Rani menempuh orgasme. Kusemprotkan spermaku yang hangat didalan Miss V Rani. Sebagian ketika kemudian Ranipun menyusul.Cairan hangat merembesi dinding Vaginanya yang hangat itu. Saya memcabut batang kejantananku dari dalam vaginanya Rani.

Dengan pesat Rani jongkok diselangkanagnku dan menjilat sisa-sisa air mani yang masih merekat dipenisku. Sesaat kemudian Rani tersenyum padaku.Senyum penuh kepuasam …yang tidak pernah dia peroleh dari suaminya tersayang.Saya bangkit dan mengenakan kembali pakaianku. Kulihat jam ditanganku telah memperlihatkan jam sepuluh malam.Akupun pamit pada Rani.

Tapi sebelum saya pergi meninggalkam rumah Rani. Dia memberikan sesuatu buatku sebagai hadiah. Sebuah Handphone terupdate dan motor besar. Semula saya menolak pemberiannya, melainkan dia ingin sekali saya mendapatkan pemberiannya itu. Demi menghibur hatinya Rani, kuterima hadiah yang bagiku cukup besar sekali.

Kupergi meninggalkan Rani dengan membawa Handphone dan sebuah motor besar. Hadiah yang mungkin lebih kecil apabila dibandingi dengan kenikmatan seks yang kudapatkan hari ini….dan malah akan kudapatkan hari-hari selanjutnya bersama wanita menawan yang pernah menjadi Bunga SMA.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © cerita sex - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -